Tips Membersihkan Karbon di Ruang Bakar Mesin Mobil

IOTOMOTIF.com – Kondisi mesin mobil yang selalu prima dan sehat harus disertai dengan perawatan dan perhatian khusus. Apalagi dalam kondisi kemacetan dan pemakaian jenis bahan bakar yang jelek dapat menyebabkan ruang bakar dipenuhi oleh karbon yang dapat menurunkan performa mobil.

Untuk menjaga kondisi dan performa mobil, mesin harus rutin dirawat minimal setiap menempuh jarak 10 ribu kilometer. atau jika dirasakan keanehan pada mobil seperti tarikan yang berat pemakaian bbm atau bahan bakar yang lebih boros, mesin mbrebet, mengglitik maka harus dilakukan perawatan khususnya sedot karbon.

Umumnya, pada gejala mesin mbrebet atau busi mati bisa disebabkan karena pada ruang bakar dipenuhi oleh penumpukan karbon sehingga pembakaran tidak optimal. Hal ini bisa diatasi dengan menyemprotkan cairan pembersih karbon pada ruang busi lalu di vakum.

Banyak merek cairan pembersih karbon dijual di pasaran degan kisaran harga RP 100 -200 ribuan , yang terpenting pakailah yang water base seperti Carb Jet. Dalam keadaan mesin mati, proses membersihkannya pertama membuka kap mesin. Lalu buka kedelapan baut pada cover mesin pakai kunci 8, kemudian copot kabel busi dan lepaskan semua busi. Semprotkan carbon cleaner di semua lubang busi dan tunggu minimal 10 menit. Sebelum dilakukan pembersihan, kondisi mesin mobil harus dalam keadaan mati.

Setelah 10 menit, karbon yang mengotori ruang pembakaran akan rontok, lalu disedot menggunakan alat vakum . Cairan hitam akan tersedot ke tempat penampungan. Ulangi penyemprotan lagi dan vakum hingga bersih.

Jika tak ada alat vakum bisa dilakukan dengan cara lain, yaitu setelah 10 menit lubang busi disemprot cabon cleaner, tutup lubang busi dengan koran, lap atau busa. Minta bantuan seseorang untuk menghidupkan mesin.

Kotoran hitam yang tertekan dari dalam, karena tidak ada busi, akan menempel di penutup tadi . Bisa dilakukan berulang-ulang sampai tidak ada kotoran yang menempel di tutup tadi. Tetapi jangan lupa setiap mau disemprot lagi, matikan mesin.

Setelah proses pembersihan karbon pada ruang pembakaran selesai, pasang busi kembali dan kabelnya, juga penutup busi. Jika bersih, tarikan mesin jadi lebih enteng karena piston dan ring piston sudah bersih.

Share
RELATED POST