Lebih Dari 25.000 Unit Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Sebelum Mudik Dilarang

by

IOTOMOTIF.com – Pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa pemerintah untuk mengeluarkan peraturan pelarangan mudik lebaran 2020. Hal ini dilaksanakan untuk menekan angka mobilitas orang dalam rangka menekan penyebaran virus.

Meski begitu, ternyata sehari sebelum diberlakukannya pelarangan, tercatat lebih dari 25.000 unit kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan, telah terjadi peningkatan jumlah volume kendaraan bermotor keluar wilayah Jabodetabek pada Rabu (22/4/2020). Data tersebut dikatakan diperoleh dari perhitungan kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama.


“Berdasarkan perhitungan di Gerbang Tol Cikampek Utama, terjadi kenaikan volume arus kendaraan sebanyak 27 persen, dari 18.753 kendaraan pada 21 April 2020 menjadi 25.797 kendaraan,” terangnya.

Sambodo belum bisa memastikan mengenai keterkaitan peningkatan volume kendaraan dengan penerapan pelarangan mudik lebaran yang mulai diberlakukan pada umat (24/4/2020).

“Belum tahu (ada atau tidak keterkaitannya),” jelasnya.

Untuk menerapkan pelarangan mudik lebaran 2020 Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menyiapkan 19 pos pengamanan terpadu untuk menyekat dan mengawasi lalu lintas keluar-masuk wilayah Jabodetabek. Pos tersebut akan tersebar di sejumlah lokasi, seperti di pintu tol Kota Tangerang, Tangerang Raya, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Tidak hanya itu, ruas tol Jakarta-Cikampek elevated juga akan ditutup selama masa pelarangan ini.

Visited 8 times, 1 visit(s) today
×